Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Rabu, 07 Desember 2016

Pengertian Sistem Operasi, Fungsi Jenis dan Perkembangannya

Pengertian Sistem Operasi, Fungsi Jenis dan Perkembangannya - Sistem Operasi (bahasa Inggris : Operating system) dan disingkat OS adalah sekumpulan perangkat lunak yang berada diantara program aplikasi dan perangkat keras (hardware). Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer (Brainware) dengan perangkat keras komputer (Hardware).
 
Pada artikel ini akan membahas 5 topik penting yang berkaitan dengan sistem operasi; Lima topik tersebut antara lain;

1. Pengertian sistem operasi
2. Fungsi system operasi
3. Perkembangan sistem operasi secara umum
4. Jenis-jenis sistem Operasi Komputer
5. Macam-macam Sistem Operasi

1. Pengertian Sistem Operasi

Sistem operasi (bahasa Inggris ; operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan perangkat keras serta memberikan kemudahan kepada pengguna dalam penggunaan komputer.

Fungsi utama Sistem Operasi adalah melakukan layanan inti umum untuk perangkat lunak aplikasi. Layanan-layanan yang dilakukan oleh system operasi seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan interface user. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

Pengertian Sistem Operasi, Fungsi Jenis dan Perkembangannya
Macam-macam Sistem Operasi


2. Fungsi Sistem Operasi

Lebih lengkap mengenai fungsi dari system operasi adalah sebagai berikut;

a. Melakukan pengelolaan memori.
Memori adalah tempat penyimpanan data sementara, data-data yang disimpan di dalam memori akan digunakan oleh CPU (processor) dan perangkat input dan perangkat output. Selain itu, sistem operasi system operasi akan bertanggung jawab untuk melakukan pengaturan memori.

Pengaturan memori system operasi mencakup banyak hal, diantaranya adalah;
-Menjaga ruang-ruang dalam memori yang sedang digunakan dan program apa yang menggunakannya.
-Memilih data yang akan diambil dari hardisk dan disimpan sementara dalam memori.
-Mengalokasikan dan mendealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.

b. Mengatur peyimpanan di Harddisk.
Selain berfungsi untuk mengelola memori, Sistem operasi juga berfungsi mengatur data yang disimpan dalam memori utama (main memory) bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil, data-data tersebut kemudian disimpan di hard disk sebagai tempat penyimpanan tetap.

Hard disk bisa menyimpan data dalam jumlah yang besar, dan sistem operasi lah yang bertanggung jawab untuk mengatur penyimpanan data-data di hard disk tersebut.

c. Memanagement File
Fungsi sistem operasi selanjutnya adalah memanagement file, informasi-informasi yang ada di komputer di simpan dalam bentuk file. Sistem operasi akan bertanggung jawab untuk melakukan management file yang di simpan di komputer.

Manajemen file merupakan bagian dari sistem operasi yang mengorganisasi serta menjaga jejak file-file. Manajemen file penting karena akan mengurangi resiko kehilangan file apabila terhapus secara tidak sengaja, tertimpa file baru, tersimpan di lokasi yang tidak diketahui serta hal-hal lain yang tidak diinginkan.

Management file yang dilakukan oleh sistem operasi adalah sebagai berikut:

- Pembuatan dan menghapus file.
- Pembuatan dan menghapus folder.
- Mendukung manipulasi file dan folder.
- Menyimpan file ke media penyimpanan tetap.
- Mem back-up file ke media penyimpanan tetap.

Lebih lengkap; Pengertian Manajemen File dan Fungsinya

d. Menyediakan manajemen proses yang bisa mengelola komputer untuk dapat dipakai oleh banyak pengguna. Baca juga : Manajemen Proses Sistem Operasi
e. Menyediakan pengelolaan peralatan (device management).
f. Menyediakan Informasi management.

3. Jenis-jenis Sistem Operasi

1. Sistem operasi berbasis GUI
GUI atau singkatan dari Graphical User Interface adalah system operasi yang dapat membuat pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat keras computer (hardware) serta memudahkan dalam mengoperasikan sebuah sistem operasi (user friendly). GUI adalah sarana penghubug antara pengguna ( User ) dengan apa yang digunakannya.

Sistem operasi berbasis GUI diantaranya adalah
a. Windows
b. Unix
c. Linux
d. IBM OS/2
e. MAC OS (MACINTOSH OPERATING SYSTEM) – Sistem Operasi GUI Terbaik
f. FREE BSD
g. Chrome OS
h. Solaris

1. Multi-user - Multi-User adalah suatu sistem dimana lebih dari satu pengguna menggunakan secara bersama-sama dalam satu atau lebih perangkat keras, perangkat lunak dan data atau informasi, orang dan prosedur melalui masing-masing komputer atau workstation.

Para pengguna biasanya akan berada pada komputer yang memberikan mereka akses ke sistem melalui jaringan, serta mesin lain pada sistem seperti printer. Sebuah sistem operasi multi-user berbeda dari sistem operasi single-user.

Sistem Operasi Multi-User diantaranya adalah
- Linux
- Unix
- Windows 2000

2. Multiprocessing - Sistem Operasi Multiprocessing mengacu pada penggunaan dua atau lebih central processing unit (CPU) dalam satu system komputer. Jenis sistem yang digunakan adalah mempunyai kecepatan yang sangat tinggi untuk memproses volume data yang besar.

Sistem operasi Multiprocessing umumnya digunakan dalam lingkungan seperti kontrol satelit, prakiraan cuaca.

Contoh sistem operasi yang akan jatuh ke dalam kategori ini adalah:
- Linux
- Unix
- Windows XP

3. Multitasking adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada sebuah metode dimana proses diolah dengan menggunakan sumber daya CPU yang sama. Contoh sistem operasi jenis ini antara lain adalah linux. Linux adalah sistem operasi yang multitasking dan multiuser seperti kebanyakan OS yang ada pada saat ini.

Contoh sistem operasi yang akan jatuh ke dalam kategori ini adalah:
- Linux
- Unix
- Windows 8

4. Multithreading – Sistem operasi yang memungkinkan bagian yang berbeda dari sebuah program perangkat lunak untuk menjalankan secara bersamaan.

Contoh sistem operasi yang masuk ke dalam kategori ini adalah:
- Linux
- Unix
- Windows XP

4. Macam-macam sistem operasi

Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk PC terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:
1. Keluarga Microsoft Windows – Sistem operasi windows meliputi 
Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga versi 3.x), berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME).

Sistem operasi berbasis Windows NT seperti Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, XP, Windows Server 2003, 2008, 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 rilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan sudah pada tahun 2014, windows 10.

Keluarga Windows CE seperti windows  CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2. Keluarga Unix
Sistem operasi ini menggunakan interface sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.). MacOS/X (berbasis  kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 

Sistem  operasi  keluarga  unix  lainnya seperti   AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare.

3. Keluaraga Mac OS
Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi Mac OS antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), X 10.1 (Puma), 10.2 (Jaguar), 10.3 (Panther), X 10.4 (Tiger), X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), X 10.8 (Mountain Lion).

Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0.

Berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard). Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan GUI).

5. Perkembangan Sistem operasi

Menurut Seorang ilmuan komputer asal New York bernama Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 5 generasi.

a) Generasi Awal (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk  membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi awal belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang mesti dikerjakan secara langsung oleh pengguna.

b) Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System (BPS), yaitu pekerjaan yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Generasi kedua sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi sudah tersedia, contoh fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

c) Generasi Ketiga (1965-1980)
Sistem operasi pada generasi ketiga dikembangkan untuk melayani banyak pengguna, dimana para pengguna berkomunikasi melalui terminal secara online ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multiprogramming (melayani banyak program sekaligus) dan multitasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan/Batch Processing System)

d) Generasi Keempat (1980 – 2000-an)
Pada masa keempat sistem operasi telah menggunakan Graphical User Interface (GUI) yaitu interface komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman dan mudah pada saat digunakan. Pada generasi ini juga dimulai era komputasi tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

Nb : Anda bisa mendownload artikel ini dalam format PDF, silahkan klik dibawah ini.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Sistem Operasi, Fungsi Jenis dan Perkembangannya

Comments
0 Comments