Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Selasa, 10 Januari 2017

Pengertian Bootloader dan Grub

Pengertian Bootloader dan Grub - Apa itu Bootloader? Boot Loader sering disebut juga boot manager adalah suatu program yang disimpan pada sistem operasi (operating system). Bootloader berfungsi untuk memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk atau media boot lainnya seperti flashdisk. Bootloader untuk Linux yang paling umum dikenal sebagai LILO (Linux Loader) dan LOADLIN (LOAD Linux).

Ada juga Bootloader alternatif, yang disebut GRUB (Grand Unified Bootloader), digunakan oleh Red Hat Linux. LILO adalah bootloader yang paling populer di kalangan pengguna komputer linux. Keuntungan utama dari LILO adalah boot-up yang cepat. LOADLIN lebih disukai oleh beberapa pengguna yang komputernya memiliki beberapa sistem operasi. LOADLIN kadang-kadang digunakan sebagai bootloader cadangan untuk Linux ketika LILO tidak bisa digunakan.

Pengertian Bootloader dan Grub
Bootloader
Biasanya Bootloader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk. Pada sistem operasi multiboot pada hard disk tersebut memiliki lebih dari satu sistem operasi. Boot Loader ini, dimuat pada BIOS komputer, yang kemudian digunakan untuk memanggil kernel suatu sistem operasi. Boot Loader dipasang pada MBR (Master Boot Record) pada hard disk atau media boot lainnya agar sistem operasi yang ada pada hard disk atau media boot lainnya bisa di-boot dengan baik.

Bootloader adalah aplikasi pertama yang dijalankan oleh BIOS setelah proses booting selesai. Bootloader akan me-load kernel yang menjalankan sistem operasi. Dalam beberapa sistem, terdapat bootloader yang berbeda. Bootloader Windows, berbeda dengan Bootloader Linux, begitu juga dengan BSD. Baca juga : Pengertian BIOS dan fungsinya

Boot manager merupakan sebuah aplikasi yang tertanam hampir di semua sistem operasi. Boot manager ini digunakan untuk sistem operasi multipleboot. Dengan adanya boot manager, pengguna atau user bisa mengatur proses booting. Jika user menginginkan beberapa sistem operasi dapat dibaca oleh BIOS tanpa menggunakan Disk Boot, maka dibutuhkan Boot Loader program yang terinstal pada MBR ( Master Boot Record ).

Boot loader adalah program dimuat di dalam BIOS komputer dan bertugas untuk membaca kernel yang ada di dalam suatu sistem operasi serta memberi kendali terhadap jalannya sistem pada kernel. Kernel akan dapat melakukan inisiasi pada sistem serta mengendalikannya. Sebagai contoh, ketika anda ingin menggunakan dua sistem operasi pada satu komputer, sebagai contoh ketika anda ingin menginstal ubuntu sedangkan anda sudah menginstall windows vista di komputer. Jika ubuntu telah terinstal di hardisk maka secara otomatis ubuntu akan mengeluarkan pilihan booting untuk multiple boot. Baca juga : Pengertian sistem operasi dan fungsinya

Boot loader program dimuat di dalam BIOS komputer dan  bertugas untuk membaca kernel yang ada di dalam suatu sistem operasi serta memberi kendali terhadap jalannya sistem pada kernel. Kernel akan dapat melakukan inisiasi pada sistem serta mengendalikannya. Sebagai contoh, saat kita ingin menggunakan 2 sistem operasi pada satu komputer, misal ingin menginstall ubuntu dimana kita telah menginstall windows vista di komputer. Apabila ubuntu telah terinstall di hardisk maka secara otomatis ubuntu akan mengeluarkan pilihan booting untuk multiple boot.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Bootloader dan Grub

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar