Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Minggu, 01 Januari 2017

Pengertian Manajemen File dan Fungsinya

Pengertian Manajemen File dan Fungsinya - Manajemen file menjelaskan metode mendasar untuk penamaan file, menyimpan dan mengatur file. Data di komputer disimpan dalam sistem file hirarki di mana direktori memiliki file dan subdirektori di bawahnya. Penamaan file dan folder dan mengatur folder yang ada didalamnya, begitu juga menangani file dalam folder adalah aspek fundamental dari manajemen file.

1. Pengertian Manajemen File
Apa itu manajemen file? Manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi dengan tujuan mengatur dan mengorganisasi file pada disk ataupun pada partisi. Manajemen file juga bisa diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dengan cara tertentu.

2. Fungsi Manajemen File

Beberapa fungsi yang bisa di andalkan dari manajemen file adalah sebagai berikut :
1. Mampu menciptakan, modifikasi, serta menghapus file
2. Mekanisme penggunaan file secara bersama
3. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan file karena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi.
4. Pengguna dapat mengacu file dengan nama simbolik (Symbolic name) bukan menggunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik.
5. Pada lingkungan sensitif dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia.
6. Sistem file harus menyediakan interface user-friendly.
Pengertian Manajemen File dan Fungsinya
Manajemen File


3. Sasaran Manajemen File
Manajemen file adalah kumpulan perangkat lunak sistem yang menyediakan layanan berhubungan dengan penggunaan file ke pemakai atau aplikasi. Umumnya cara anda atau aplikasi mengakses file adalah lewat sistem. Anda tidak perlu mengembangkan perangkat lunak khusus untuk mengakses data di setiap aplikasi. Sistem pun menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini. 
Sasaran sistem file adalah sebagai berikut :
1. Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pengguna.
2. Menjamin data pada file adalah valid.
3. Optimasi kinerja.
4. Menyediakan dukungan input/output berbagai jenis perangkat penyimpanan.
5. Meminimalisir potensi kehilangan atau perusahaan data.
6. Menyediakan sekumpulan rutin interface input/output.
7. Menyediakan dukungan input/output banyak pengguna di sistem multiuser.

4. Sifat File
a.  Persistence : Informasi dapat bertahan meski proses yang membangkitkannya berakhir atau catu daya dimatikan. Dengan properti ini maka file dapat digunakan untuk hasil-hasil yang diperoleh dari suatu proses dapat digunakan di masa datang.
b.  Ukuran (size) : File umumnya memiliki ukuran besar. Memungkinkan menyimpan informasi yang sangat disimpan
c. Sharability : File dapat digunakan banyak proses mengakses informasi secara kongkruen.

5. Penamaan File
Setiap jenis sistem operasi menerima bentuk nama file yang terbuat dari 1 sampai dengan 8 karakter. Namun, beberapa sistem operasi ada yang membedakan huruf besar dan huruf kecil, contohnya seperti UNIX. Contoh :BARBARA, BARbara, BarBaRa, namun sistem DOS menganggap huruf besar dan huruf kecil sama.
Penamaan file berbeda sesuai sistem. Terdapat dua pendekatan yaitu :
- Sistem yang case – sensitive
- Sistem case – intensive
Saat ini, penamaan file dapat menggunakan nama file panjang

File atau Berkas komputer merupakan identitas dari suatu data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh anda. Suatu berkas tentunya memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan disebut path.

File adalah bentuk mekanisme abstrak. Karakteristik yang paling penting dari mekanisme abstrak tersebut  adalah cara pemberian nama suatu obyek. Ketika proses membuat suatu file, proses akan memberi sebuah nama kepada file tersebut. 


Setiap sistem operasi menerima bentuk nama file yang terbuat dari 1 sampai dengan 8 karakter. Namun, beberapa sistem operasi ada yang membedakan huruf besar dan huruf kecil, contohnya seperti system operasi UNIX. Contoh :BARBARA, BARbara, BarBaRa, dan sistem DOS menganggap sama terhadap huruf besar dan huruf kecil.

6. Struktur File
Struktur file yang dibentuk meliputi tiga jenis yaitu:
a. Urutan byte yang tidak terstruktur. Sistem operasi tidak tahu apa yang ada didalamnya.
b. File dibentuk dari urutan record dengan panjang yang sama dan struktur internal didalamnya. Operasi read akan membaca satu record. Operasi write akan overwrite/append satu record. Cocok untuk sistem operasi yang menerapkan Punch Card, karena ukurannya tetap.
c. File dibentuk dari struktur organisasi tree record, ukuran record tidak harus sama, setiap record mengandung field Key pada posisi yang sama. Tree record diurutkan berdasarkan katakuncinya.

7. Atribut File
Informasi tambahan mengenai file untuk memperjelas dan membatasi operasi-operasi yang dapat diterapkan. Atribut dipergunakan untuk pengelolaan file.
1) Create File: Untuk membuat File dan tidak berisi data.
2) Delete File: Untuk menghapus file karena tidak diperlukan lagi dan bertujuan untuk memperbesar ruang disk.
3) Open : untuk membuka file. Open akan menjadikan sistem mengambil atribut dan daftar alamat disk dan meletakkan didalam memori kerja agar diperoleh akses yang cepat. 
Baca juga : Pengertian Manajemen Memori dan Fungsinya
4) Close : Jika akses file selesai, atribut dan alamat disk tidak diperlukan lagi, sehingga harus ditutup dan untuk memperbesar ruang tabel daftar alamat disk internal.
5) Read : Data dibaca dari file. Sistem menentukan banyaknya data dan menyediakan buffer untuk menampungnya.
6) Write: Data disimpan kedalam file. Jika posisi berada diakhir file, maka ukuran file bertambah. Jika posisi ditengah, data yang ada akan ditimpa.
7) Append: Menambah data setelah data terakhir.
8) Seek : Mengatur posisi pointer saat itu menuju posisi yang ditentukan.
9) Get Attribute : Pada system operasi UNIX, pengguna perlu melihat atribut file, terutama saat modifikasinya yang terakhir.
10) Set Attribute : Berfungsi untuk Merubah status atribut file.
11) Rename : Untuk merubah nama file.

Download artikel Pengertian manajemen File dalam Format Pdf di bawah ini
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Manajemen File dan Fungsinya

Comments
0 Comments