Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Selasa, 08 Agustus 2017

Pengertian Warm Booting (Booting Hangat) dan Penjelasannya

Pengertian Warm Booting (Booting Hangat) dan Penjelasannya – Dalam dunia komputer, ada istilah Booting, saya rasa Anda sering mendengar istilah tersebut. Nah Booting dapat dibagi menjadi dua, yaitu Cold Booting (Booting dingin atau Hard Booting) dan Warm Booting (Booting Hangat atau Soft Booting).

Setelah kita membahas pengertian Cold Booting, maka pada artikel ini kita akan sama-sama mempelajari tentang pengertian Warm Booting dan cara melakukannya.

"Pengertian Warm Booting adalah Proses Booting yang dilakukan pada saat komputer Anda masih menyala dan semua sistem komputer masih berjalan". Warm Booting adalah merestart komputer Anda dengan cara-cara yang berbeda.

Pengertian Warm Booting (Booting Hangat) dan Penjelasannya
Booting

Cara Melakukan Warm Booting
Cara yang paling umum dilakukan untuk melakukan Warm Booting adalah dengan menekan CTRL+ALT+DEL dan menekan tombol restart.
👉 Me-restart komputer adalah salahsatu langkah utama yang paling baik untuk memecahkan berbagai masalah pada komputer Anda. 👈

Atau cara lain untuk melakukan Warm Booting adalah dengan cara menekan tombol Start Menu - Shut Down – Restart. Ini untuk pengguna sistem operasi Windows.

Bagi Anda yang menggunakan Mac OS, cara nya adalah dengan memilihtombol restart dan Menu Apple.

Warm Booting Boot membutuhkan waktu lebih cepat daripada Cold booting (mematikan komputer dan menghidupkannya lagi).

Warm Booting (Me-restart komputer) lebih sering dilakukan daripada cold booting karena kebanyakan pengguna komputer meninggalkan komputer mereka dalam mode tidur saat mereka tidak menggunakannya.

Meskipun Warm Booting tidak termasuk power on self test ( POST ) seperti cold boot, namun Warm Booting melakukan sisa urutan boot dan karena itu memuat file sistem yang diinstal sebelum komputer di-restart.

Baca juga: Pengertia Booting dan Jenisnya 😁

Kapan Anda harus melakuak Warm Booting?

Jika komputer Anda sedang mengalami kesalahan, baik itu kesalah pada perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak dapat dipulihkan, disana lah Anda harus melakukan Warm Booting. Itu adalah salah satu alasan dan solusi yang bisa Anda lakukan.

Dan ternyata masih banyak alasan kenapa Anda harus melakukan Warm Booting.

Perhatikan daftar dibawah ini dengan baik, dan lakukan warm booting apabila Anda mengalami masalah-malasah berikut!
1. Lakukan Warm Booting jika Anda baru saja melakukan instalasi perangkat keras, perangkat lunak dan driver.
2. Jika terjadi perubahan pada settingan sistem komputer.
3. Update windows telah terinstal.
4. Komputer Anda mengalami masalah yang tidak bisa diperbaiki.
5. Komputer atau perangkat lunak di bekukan (Not Respont)
6. Dll.

Nah, demikian artikel tentang pengertian Warm Booting (Booting Hangat) dan Penjelasannya. Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini sampai selesai. Terus dukung blog ini agar lebih maju dengan cara Like dan Share kepada semua teman Anda.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Warm Booting (Booting Hangat) dan Penjelasannya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar