Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jumat, 15 September 2017

Pengertian CPU dan Fungsinya beserta Jenisnya

Pengertian CPU dan Fungsinya beserta Jenisnya – CPU adalah singkatan dari Central Processor Unit, dan merupakan salah satu dari perangkat keras komputer. Tugas CPU adalah memahami serta melaksanakan berbagai perintah dan data dari perangkat lunak atau software.


Baca juga: 27 Perangkat Keras Komputer dan Fungsinya serta Gambarnya

Ada beberapa istilah untuk CPU, diantaranya; UPS (unit pemroses sentral) dan processor. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal.

CPU pertama kali dikembangkan oleh Intel dengan bantuan ilmuan asal Amerika bernama Ted Hoff di awal 1970an. CPU pertama yang dikeluarkan oleh Intel adalah prosesor 4004 , yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Pengertian CPU dan Fungsinya beserta Jenisnya
4004
CPU adalah bagian vital dari komputer, karena CPU berfungsi mengatur semua kegiatan yang ada pada komputer tersebut. Tidak salah apabila CPU di sebut dengan otak komputer.

Kecepatan eksekusi dari CPU tergantung pada frekuensinya, satuan kecepatan transfer yang digunakan adalah MHz (MegaHertz) atau GHz (1 GigaHertz = 1000 MegaHertz).

4 Fungsi Utama CPU

Fungsi CPU hampir mirip dengan fungsi kalkulator, akan tetapi CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Ada beberapa fungsi utama dari CPU yang bisa anda lihat dalam point-point di bawah ini.

Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmetika dan logika, control I/O dasar terhadap data yang diambil dari memori komputer atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti keyboard, scanner, joystick, dan mouse.

CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti hard disk, floppy disk, maupun CD.

Instruksi-instruksi tersebut selanjutnya disimpan terlebih dahulu pada memori akses acak (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data akan di alirkan dari RAM ke sebuah unit yang dikenal dengan BUS Sistem . Sebuah bus di komputer adalah sistem komunikasi yang digunakan untuk mentransfer data antar semua komponen komputer. Data kemudian di terjemahkan (decode) kedalam intruksi assembly. Assembly sering disingkat asm , adalah bahasa pemrograman tingkat rendah untuk komputer.

Data kemudian berjalan ke unit aritmetika dan logika (ALU). ALU berisi sirkuit elektronik yang menjalankan semua operasi aritmatika dan logika. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register. (Register adalah area penyimpanan sementara untuk instruksi atau data) supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah.

1. Mengambil - Setiap instruksi disimpan dalam memori dan memiliki alamat sendiri. CPU mengambil nomor alamat ini dari penghitung program, yang bertanggung jawab untuk melacak instruksi mana yang harus dijalankan CPU berikutnya.

2. Decode -  Semua program yang akan dieksekusi diterjemahkan ke dalam instruksi Assembly. Kode assembly harus diterjemahkan ke dalam instruksi biner, yang bisa dimengerti oleh CPU. Langkah ini disebut decoding.

3. Menjalankan - Saat menjalankan instruksi, CPU dapat melakukan satu dari tiga hal: a. melakukan perhitungan dengan ALU-nya, memindahkan data dari satu lokasi memori ke memori lainnya, atau lompat ke alamat yang berbeda.

4. Store CPU harus memberikan umpan balik setelah mengeksekusi instruksi dan data output ditulis ke memori.

Jenis Jenis CPU

Dulu, CPU komputer menggunakan angka untuk mengidentifikasi prosesor dan membantu mengidentifikasi prosesor yang lebih cepat. Misalnya, prosesor Intel 80486 (486) lebih cepat dari prosesor 80386 (386). Setelah diperkenalkannya prosesor Intel Pentium, maka semua CPU komputer mulai menggunakan nama seperti Athlon, Duron, Pentium, dan Celeron.

Saat ini, selain berbagai nama CPU komputer, ada berbagai arsitektur ( 32-bit dan 64-bit ), kecepatan, dan kemampuan CPU. Berikut adalah daftar jenis CPU yang lebih umum untuk komputer yang digunakan di rumah atau di kantor.

1. Processor AMD

K6-2
K6-III
Athlon
Duron
Athlon XP
Sempron
Athlon 64
Athlon Seluler 64
Athlon XP-M
Athlon 64 FX
Turion 64
Athlon 64 X2
Turion 64 X2
Phenom FX
Phenom X4
Phenom X3
Seri Athlon 6
Athlon seri 4
Athlon X2
Athlon II 
Phenom II
Seri E2
Seri A4
Seri A6
Seri A8
Seri A10

2. Processor Intel

4004
8080
8086
8087
8088
80286 (286)
80386 (386)
80486 (486)
Pentium
Pentium w / MMX
Pentium Pro
Pentium II
Celeron
Pentium III
Pentium M
Celeron M
Pentium 4
Mobile Pentium 4-M
Pentium D
Pentium Extreme Edition
Core Duo
Core 2 Duo
Core i3
Core i5
Core i7

Nah itulah ulasan singkat mengenai Pengertian CPU dan Fungsinya, semoga artikel ini bermanfaat! Jika ingin menambahkan materi di atas, silahkan tulis pada kotak komentar :D
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian CPU dan Fungsinya beserta Jenisnya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar