Bahas Tuntas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Minggu, 01 Oktober 2017

Pengertian Topologi Star serta Kelebihan dan Kekurangannya

Pengertian topologi star serta kelebihan dan kekurangannya – Dalam jaringan komputer, kita mengenal dengan istilah topologi jaringan. Dan pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang pengertian topologi jaringan, namun tidak ada salah nya apabila saya ingatkan kembali bahwa topologi jaringan adalah konfigurasi fisik jaringan yang menentukan bagaimana komputer jaringan terhubung.

Konfigurasi tersebut meliputi topologi bus, topologi bus linier, topologi mesh, topologi ring, topologi star, topologi pohon dan topologi hibrida.

Namun, pada artikel ini saya akan mencoba merangkum tentang pengertian topologi star serta kelebihan dan kekurangannya.

Topologi star atau topologi bintang adalah salah satu dari jenis topologi jaringan komputer yang paling sering digunakan.

Ciri khas dari topologi star adalah bentuk konfigurasi dari setiap node atau titik terhubung keperangkat pusat seperti hub, switch atau komputer dan membentuk seperti bintang.

Pengertian Topologi Star serta Kelebihan dan Kekurangannya
Topologi Star


Perangkat jaringan pusat (hub, switch atau komputer ) dapat bertindak sebagai server dan perangkat periferal bertindak sebagai klien.

Jika kita bandingkan topologi star dengan topologi bus, jaringan star umumnya membutuhkan lebih banyak kabel, namun kegagalan pada kabel jaringan star tidak akan mempengaruhi atau menurunkan seluruh jaringan.

Akan tetapi apabila hub mengalami kegagalan maka seluruh jaringan akan gagal.

Karena dalam topologi star ada beberapa node yang disebut host dan ada titik sentral komunikasi yang disebut server atau hub. Setiap host atau komputer terhubung secara terpisah ke hub pusat.

Dalam topologi ini, jika node ingin berkomunikasi dengan node pusat, maka mereka meneruskan pesan ke server pusat dan server pusat meneruskan pesan mereka ke node yang berbeda. Dengan demikian, maka akan terbentuk topologi seperti representasi star.

Kelebihan topologi star
a. Sentralisasi pengelolaan jaringan, melalui penggunaan komputer pusat, hub, atau switch.
b. Mudah untuk menambahkan komputer lain ke jaringan.
c. Jika satu komputer di jaringan gagal, sisa jaringan tetap berfungsi normal.

Kekurangan topologi star
a. Bisa memiliki biaya lebih tinggi untuk diimplementasikan, terutama saat menggunakan switch atau router sebagai central network device.

b. Perangkat jaringan pusat menentukan kinerja dan jumlah node yang dapat ditangani jaringan.

c. Jika komputer pusat, hub, atau switch gagal, seluruh jaringan akan macet dan semua komputer diputuskan dari jaringan.


Nah itulah Pengertian Topologi Star serta Kelebihan dan Kekurangannya yang bisa saya rangkum pada artikel ini. Jika ada pertanyaan terkait pengertian topologi star, silahkan tuliskan komentar anda pada kotak komentar di bawah.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Topologi Star serta Kelebihan dan Kekurangannya

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar